Annabel | Alesana

How does the dagger feel now when you're on the receiving end?
Bagaimana rasanya saat menerima ujung belati?
If this is what you call betrayal.
Jika ini yang kau sebut penghianatan.
Then this is what I call revenge.
Maka yang yang ku sebut pembalasan.

[PreChorus:]
How could I be so blind?
Bagaimana bisa aku begitu buta?
I guess I fell in love too quickly...
Ku rasa ku terlalu cepat jatuh cinta...
But I'm fine.
Namun aku baik-baik saja.

[Chorus:]
Imagine where you'd be now if you only knew (if you only knew)
Bayangka dimana dirimu saat ini jika hanya kau yang tahu (jika hanya kau yang tahu)
The one you love is the one who's killing you.
Orang yang kau cintai adalah yang membunuhmu.
I trusted you too much.
Aku terlalu percaya padamu.
I know now that I should have kept my eyes wide open (should have kept my eyes wide open)
Aku tahu mulai sekarang ku harus tetap membuka lebar mataku
The first time that we kissed.
Saat pertama kali kita ciuman
I'll bury you for this.
Aku kan menguburmu untuk ini.

Just say to me that this time is the last time.
Cukup katakan padaku ini adalah yang terakhir kali
And I'll pretend that somehow I know I will be fine.
Dan ku kan berpura-pura entah bagaimana aku tahu ku kan baik-baik saja.

Years spent watching in silence as your illness spilled onto page.
Bertahun-tahun melihat kesunyian sebagai penyakitmu yang tumpah ke halaman
Those were the last days I spent with you.
Itu adalah hari terakhir yang kuhabiskan bersamamu.
Before you left, before he came.
Sebelum kau pergi, sebelum dia datang.

Back to [PreChorus:] , [Chorus:]

Just say to me that this time is the last time.
Cukup katakan padaku ini adalah yang terakhir kali
And I'll pretend that somehow I know I will be fine.
Dan ku kan berpura-pura entah bagaimana aku tahu ku kan baik-baik saja.

(Oh) Is it my faults?
(Oh) itu salahku?
You fell into the illusion you've been living discretely.
Kau jatuh kedalam ilusi yang kau jalani
(Oh) Should I blame you in the end?
(Oh) haruskah pada akhirnya aku menyalahkanmu?
Did you ever think the sketches would take over completely?
Tidakkah kau fikir seketsa menguasai semuanya?
(Oh is it my fault?) [x2]
(Oh ini salahku?)

Die!
Mati!
Just die!
Mati saja!
You are scum!
Kau bajingan!
You are filth!
Kau sampah!
Choke on blood as your knife ends the show! Writhe the pain you thought you'd never know!
Tersedak darah karena pisaumu pada akhirnya! Menggeliat kesakitan yang tak pernah kau tahu!
I don't think they dig graves close enough to hell for the likes of you! [x2]
Tak kusangka mereka menggali kuburan dekat nerak untuk orang sepertimu!

I handed you a knife and my heart (oh, oh),
Ku berikan pisau dan hatiku padamu
I handed you a knife and my heart (oh, oh), and now the dream is over...
Ku berikan pisau dan hatiku padamu, dan kini impian telah berakhir...
And now the dream is over...
Kini impian telah berakhir..
I handed you a knife and my heart (oh, oh),
Ku berikan pisau dan hatiku padamu
I handed you a knife and my heart (oh, oh), and now the dream is over...
Ku berikan pisau dan hatiku padamu, dan kini impian telah berakhir...
And now the dream is over...
Dan kini impian telah berakhir...

Back to [Pre-Chorus:] , [Chorus:]

I handed you a knife and my heart (oh, oh),
Ku berikan pisau dan hatiku padamu
I handed you a knife and my heart (oh, oh),
Ku berikan pisau dan hatiku padamu, 
And now the dream is over...
Kini impian telah berakhir..
And now the dream is over...
Kini impian telah berakhir..
(3x)

Share :

Facebook Twitter Google+
2 Komentar untuk "Annabel | Alesana"

Bagaimana pendapat anda tentang lagu ini ? Berikan komentar anda.

Back To Top

Jangan lupa komennya kaka!!! :)